Skip to content

Death

September 27, 2009

I looked Death in the eye,
there’s nothing monstrous or ugly to behold.

Death is as natural as Life.

25 Comments leave one →
  1. September 30, 2009 04:50

    ah, If only I could see it, just like the way U look at it.

  2. September 30, 2009 16:46

    But not all natural events are peace in mind.

  3. October 1, 2009 14:32

    OBE experience?

  4. October 2, 2009 05:07

    ^
    maaf, bukannya mestinya kalo sudah O.B.E (out of body experience) ndak perlu ditambah “experience” lg yah belakangnya?😕

  5. October 3, 2009 22:18

    @ Lumiere
    teruslah berusaha🙂

    @ Lambang
    memang tidak otomatis = peace, perlu perjuangan buat itu

    @ Frozen
    bukan, OBE ga ada hubungannya dengan kematian, cuma ngelayap:mrgreen:

  6. October 8, 2009 10:45

    MENGUCAPKAN SELAMAT ATAS NAMA PERSAHABATAN DAN PERSAUDARAAN

    SEMOGA DENGAN BERJALANNYA WAKTU SEMAKIN MEMPERSATUKAN KITA SEMUA.. TIDAK MELIHAT SIAPA KAMU.. APA AGAMAMU.. APA MAZHABMU.. TETAPI DENGAN MENYADARI KITA BERASAL DARI YANG SATU..

    SALAM SAYANG SELALU

  7. KangBoed permalink
    October 8, 2009 10:47

    keluar dari inderamu.. keluar dari RASAmu.. keluar dari Nyawamu.. keluar dari Hukum dan Perintah.. itulah kebenaran yang tiada terbantahkan.. hihihihi.. mati dunk

  8. October 14, 2009 20:25

    Pa kabar sobat?
    Lama gak berkunjung kesini…
    Is everything ok?

  9. October 23, 2009 05:41

    death is a another end of a cycle?😎

  10. October 25, 2009 16:08

    the death training is mati sakjroning urip:mrgreen:

  11. October 28, 2009 06:12

    aku melarikan diri ke tempat ia kan menemui

  12. November 3, 2009 12:26

    dalam batas imaginasi kita, hidup dan mati mungkin sebuah paradoks…
    Menjadi bahan diskusi…sumangga dilanjut…

    Namun didalam ranah menyatunya seluruh paradoks…………………………………………………………..
    …………………tan kena kinaya apa…………………….

    Rahayu……

  13. November 10, 2009 14:14

    kematian akan selalu menjadi misteri, karena ia adalah salah satu seninya kehidupan

  14. November 11, 2009 03:42

    dan setiap orang akan datang kepada kematian

  15. November 14, 2009 16:08

    C’mon mbak, move on! Stop staring at him. You’re not gonna die soon.😉

  16. November 15, 2009 12:42

    we must live before we death bro…

  17. November 21, 2009 23:22

    Brain death. I have heard this words, a scientific phenomena. Seperti juga kematian (simetri) sosial. Salam.

  18. November 22, 2009 03:34

    And death spoke to them…

  19. November 25, 2009 05:14

    Mmmmm…. sepertinya masih sibuk sekali, takut mengganggu….

  20. December 2, 2009 04:52

    sekedar mampir

  21. December 3, 2009 03:44

    death ntuh ketika berhenti mposting d blog sendiri:mrgreen:

  22. iben9 permalink
    December 6, 2009 17:27

    Aku belum ingin mati..!
    Tolonglah,aku tidak ingin mati.!
    *ngaco’! mana ada*

  23. December 8, 2009 11:34

    Oh, postingannya masih ‘death’…
    Ayo semangat mbak…🙂

  24. December 12, 2009 23:56

    @ semua
    iya iya saya balik dari acara “koma”. Makasih sudah ditengok-tengok🙂

Trackbacks

  1. Mengingat Camus « Catatan Gentole

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: