Skip to content

Daging (babi) dan kanker

October 4, 2007

meat animal stack

Mengapa dilarang makan babi dalam agama-agama samawi (agama yang berasal dari Timur Tengah)?
Mengapa dilarang makan babi dan anjing dalam agama Batak kuno? (seorang kawan Batak nyeletuk bahwa orang Batak baru makan babi dan anjing setelah kena pengaruh Kristen)
Mengapa badan saya menolak diberi makan babi?
Mengapa konsumsi babi membuat orang buta secara spiritual?

Jawaban yang jujur: saya tidak tahu. Saya cuma tahu bahwa mengkonsumsi babi,sapi, kambing dkk selain membuat badan sakit (tidak nyaman di tingkat fisik) juga membuat saya tidak bisa meditasi, membuat gelisah tidak keruan (tidak nyaman di tingkat mental).

Mengapa konsumsi daging merah (sapi, babi, kambing dll) dan organnya (jeroan) dikaitkan dengan kanker usus?
dengan hipertensi (darah tinggi)?
dengan penyakit jantung?
dengan rematik (rheumatoid arthritis)?

Jawabnya: dulu orang-orang juga tidak tahu, karena hasil riset rata-rata dari bidang epidemiologi, menemukan korelasi antara a dan b, tapi tidak menjelaskan “mengapa?” Tapi belakangan ini sedikit demi sedikit rahasianya mulai tersingkap.

Dari yang bilang daging dan organ mamalia mengandung polyamines (antara lain arginine), N-nitroso compounds, proses pencernaannya menyisakan amoniak (NH3), trigger mutasi gen K-ras. K-ras adalah (proto)onkogen di mana mutasinya merupakan salah satu langkah awal dalam rantai peristiwa yang membuat sel tubuh normal berubah menjadi ganas (baca: kanker).

Saya lagi males kasih link, kalo pengen tahu lebih banyak silakan cari sendiri artikel di Pubmed. Singkat kata, semua hal di atas bisa memicu timbulnya kanker! Sayang saya belum menemukan artikel yang menjelaskan hal yang lain (penyakit jantung dll). Walau kata teman saya, konsumsi kambing membuat darah jadi kental secara harafiah (wah bikin clotting factors naik???). Saya nyengir, itu sih membuat resiko stroke jadi tinggi donk… tapi ga nemu artikelnya dink, jadi saya ga bisa klarifikasi.

Buat saya sih, artikel-artikel tersebut memberikan latar belakang ilmiah mengapa makan daging mamalia secara umum dan babi secara khusus, tidak baik buat manusia. Soal kenapa, wah saya ga tahu juga, bukan yang menciptakan sih. Lain kali kalau ada teman tanya-tanya, “Kenapa sih lo ga makan daging (babi)?” Nah buat yang ngaku-ngaku rasional (kekekeke) bisa saya kasih dongeng di atas, buat selingan bosen pake alasan spiritual mulu. Iye, soalnya terus jawabnya standar, “Gue kagak rasa sakit kok makan daging (babi)”.

Pengen tahu bahwa makan daging (babi) itu sebenarnya ga cocok buat manusia? Coba metoda ini deh: jadi vegetarian, sebulan aja clean. Nanti kan bisa ngerti maksudnya. Selain badan lebih fit, juga meningkatkan kualitas kehidupan seksual. Ada yang nekat mencoba? Kalau ada, boleh cerita hasilnya ke saya.🙂

16 Comments leave one →
  1. October 4, 2007 11:44

    menjadi vegetarian merupakan visi yang menarik mbak, namun sebagai perantau yang kalau makan harus jajan, rada susah nemu menu vegetarian. kalaupun ada, paling sayuran itu-itu aja, rada ribet.

    sebagai vegetarian, apakah termasuk menghindari bumbu2 yang mengandung “aroma hewan” seperti MSG?

    kalo susah 100% vegetarian, minimal bisa mengurangi. Saya sendiri jg belum full, karena kadang masih perlu sosialisasi makan di luar, kadang badung masih pengen makan ikan/ udang/ unggas, hehehe. Tapi kalo daging mamalia berusaha sebisa mungkin menghindari, karena efeknya langsung bikin teler.

    MSG dibuat dari molasses, produk sampingan produksi gula. Dari tumbuhan sih, cuma ke saya efeknya juga nyebelin, bikin leher kaku dan migraine. Selain itu after taste di lidah beberapa hari ga mau hilang, merusak indera pengecap deh😦

  2. October 12, 2007 17:31

    Menjadi vegetarian emang pilihan. Tapi untuk beberapa kondisi seperti Tukang Sendal bilang, dan kocek. Vegetarian menjadikan kantong semakin bablas tentunya…

    satu kondisi :

    1. Ketoprak : 5500
    2. Gado : 6000
    3. Pecel : 5000
    =======================

    Harga diatas optional untuk beberapa daerah. Seperti yang Mbak Yeni bilang, nggak mungkin aja kan menunya iku iku aja…

    hehehehe…

    anyway, salam kenal yakk🙂

  3. benbego permalink
    November 2, 2007 03:01

    babi…no way, kawin yes!😀

  4. November 15, 2007 11:23

    babi..kayak gak ada yang lain

  5. November 13, 2008 08:02

    Iya nih mau coba ah sebulan gak makan daging. Eh, udah lihat video Zizek soal vegetarians?

  6. November 15, 2008 21:45

    kakakaka… ketahuan Zizek kurang nonton tipi nih (NGC), karena NGC bolak-balik kasih lihat bahwa monyet tidak vegetarian!

  7. February 25, 2009 04:11

    ah… babi tu enak banget. daging paling enak didunia manapun… jujur aja saya telah mencoba memakannya.. jauh lebih nikmat dari daging sapi, kambing,ayam dan lain-lain… coba dech… klo takut coba sembunyi-sembunyi aja.

  8. February 26, 2009 10:05

    put dasar goblok luh!! BABI = HARAM!!

  9. hari permalink
    April 30, 2009 06:11

    hi gue hari.., gua da 5 tahun vegetarian, gua sih gak tau2 soal kesehatan yan kayak mbak sebutin diatas (kurang ngerti medis.. hehehe) . awalnya dasar gua cuma merasa gak adil aja kalau unt gua makan gua hrs korbanin nyawa yg laen krn gua da pernah liat kambing dipotong.. kasian banget tuh kambing…
    gua ambil keputusan gua gak mau makan daging lg metode gue simple :
    rasa gua klu hal ini dilakukan oleh banyak orang di suatu daerah tertentu dalam waktu yng berkepanjangan otomatis penjualan daging didaerah itu akan berkurang, dengan begitu otomatis gua akan mengurangi hewan yang akan mati hanya unt dimakan oleh kita…
    makanya gua mulai dari gua dulu.. gua sih ga tau ini benar ato salah yg pasti gua lakuin aja tp gua makan telur soalnya susah juga dapetin makan yg bersih semua tuh…

    • April 30, 2009 23:31

      @ hari
      ya mudah-mudahan di kemudian hari lebih banyak orang yang berpendapat seperti mas Hari🙂

  10. May 1, 2009 04:29

    *teringat swine flu*
    *ngasi masker ke illuminationist*

    betewe, jd pengen tau, kau vegetarian kah?

  11. May 1, 2009 11:13

    Dari yang bilang daging dan organ mamalia mengandung polyamines (antara lain arginine), N-nitroso compounds, proses pencernaannya menyisakan amoniak (NH3), trigger mutasi gen K-ras. K-ras adalah (proto)onkogen di mana mutasinya merupakan salah satu langkah awal dalam rantai peristiwa yang membuat sel tubuh normal berubah menjadi ganas (baca: kanker).

    Saya lagi males kasih link, kalo pengen tahu lebih banyak silakan cari sendiri artikel di Pubmed. Singkat kata, semua hal di atas bisa memicu timbulnya kanker!

    Nah, karena saya sudah tahu bidang spesialisasi seorang Illuminationis-lah, posisi “belief” saya berubah menjadi “yakin”, kalau daging babi itu memang bisa menyebabkan kanker! :mrgreen:

  12. May 1, 2009 11:16

    Eh, omong-omong soal vegetarian, saya sudah setahun lalu tobat, dan kembali makan makanan non sayur 😛

    *gapenting*

  13. May 1, 2009 15:07

    @ atas
    pantas saja kau kurus kurang gemuk Nak..
    *tambah ndak penting*

  14. May 3, 2009 22:55

    @ Lumiere
    yup… tapi part-timer makan bebek peking *halahhh*

    @ frozen
    bukan cuma daging babi, tapi semua daging mamalia (sering dikategorikan sebagai red meat)

  15. August 15, 2011 14:02

    saya da lama vegetarian tapi kalo lg makan pecel n lalapan, tapi juga kalo lg makan sop buntut ya omnifora jadinya…hihi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: