Skip to content

Jin tetangga baru

February 19, 2007
tags: ,

Weekend kemarin genap saya pindah seminggu ke rumah baru, karena rumah lama hendak diratakan dengan tanah oleh korporasi. Jadi saya yang hanya sekedar penyewa harus hengkang mencari gubug lain untuk berlindung dari panas, hujan, salju dan angin. Fakta bahwa tempat baru ini, meskipun milik privat (atau justru karena milik privat?), kondisinya jauh lebih buruk dari rumah sebelumnya, tentunya berada di luar topik kali ini.

Weekend lalu, tepatnya hari Sabtu pagi, saya ada kesempatan berkenalan dengan tetangga baru. Sayangnya bukan tetangga kanan kiri, atau pun atas bawah rumah. Tetangga ramah yang mengajak kenalan adalah jin yang memang tinggal di sini. Kali ini saya melihat rupa mereka seperti anjing, bukan mirip manusia seperti kasus tahun baru kemarin.

Lagi-lagi saat saya cerita ke teman, saya diomelin, “Biasa kan bodohnya kumat, kenapa ga tanya nomor buntut?” Wah, mana ingat? Saat sadar sedang diajak kenalan, saya otomatis hanya mengulurkan tangan menyambut ajakan tersebut. Ajaibnya, seperti layaknya tingkah laku anjing yang mesra pada manusia, tangan saya dimasukkan ke dalam mulutnya (bukan digigit lho).

Karuan waktu saya lapor kepada guru spiritual saya, dia berkomentar sambil bercanda, “Ya ampun, profesimu nama profesi atau dukun sih?”

Kontan saya menjawab, “Maaf yeh, saya ini kan intelektual.” (gubrak)

7 Comments
  1. February 25, 2007 13:57

    wewew. keren bisa kenalan sama jin. mau donk. tapi yang cantik dan humoris ada gak, pokoknya yang tidak bikin aq kabur,, sekalian mau nanya bisa bantu gak balikin barang gw yang dimaling..? 😉

  2. February 26, 2007 10:01

    @Mbah Keman Waduh nanti kalo minta yang cantik ternyata kriteria mereka lain gimana? Selama ini yang saya ketemu sih biasa-biasa saja alias ga serem apalagi bikin kabur seperti di film. Lho kan tempo hari dah nanya soal barang ke dukun?

  3. February 27, 2007 05:46

    having new friend is a good thing, even if he/she’s not a human being😉

  4. March 5, 2007 03:11

    wew pengalamanmu mirip2 dengan yang pernah menimpaku.

    kejadiannya 9 tahun lalu di daerah Dago.
    Setelah beberapa hari menempati rumah sewaan (2 lantai) untuk dijadikan kantor, suatu malam (kurang lebih jam 12an) , saat saya dan teman2 sedang ngobrol-ngobrol dilantai 2, saya mendengar ada yang ngetuk pintu bawah.

    saya turun untuk membukakan pintu, ternyata ada tamu yang datang. perawakannya tinggi besar dengan kulit gelap. kami sempat berkenalan dan bersalaman. gak ada rasa takut atau apapun.

    nggak lama diapun pergi dan saya kembali keatas.

    sampe diatas teman2 tanya kesaya siapa yang datang ? —- karena mereka tidak mendengar suara pintu diketuk—

    dengan enteng saya bilang yang dateng namanya Ririwa.

    saya kaget melihat teman2 ku pada pucat.

    “loh ? ada apa ? kok pada ketakutan” ,kataku.

    kawanku bilang “emang kamu gak tau apa itu Ririwa” ?

    aku jawab “Ririwa itu yang tadi datang, dia nyebut dirinya Ririwa”.

    Dengan nada bergetar mereka bilang “RIRIWA ITU BAHASA SUNDA… ARTINYA GONDORUWO”!!!!

    —— aku yang baru ngerti kalo ririwa itu bahasa sunda langsung kaget —-

    malem itu akhirnya kami gak jadi ngobrol2 lagi dan langsung tarik selimut.

    hwaaaaaaaa

  5. March 5, 2007 09:42

    @panca hehehe, kesimpulannya sebenarnya jin itu ga ngeri, yang bikin ngerti justru cerita yang disebar manusia, gosip dong yah kalo nyebar cerita ga benar?

    Mungkin itu sebabnya mereka kadang-kadang datang kenalan, selain tetangga yang baik menghormati pendatang baru, juga untuk mematahkan mitos-mitos ga benar.

  6. March 5, 2007 14:23

    shinta wrote :

    @panca hehehe, kesimpulannya sebenarnya jin itu ga ngeri,
    —————————————————————————

    erm… aku pribadi sih gak berani menyimpulkan kalo jin itu ngeri atau nggak . mungkin juga karena pada saat itu aku gak kepikir kalo tamu yang dateng berasal dari dunia jin.`

    atau, bisa jadi kebetulan aja yang nempatin rumah itu jenis jin yang baik hati dan tidak sombong. who knows ?

    cuma jujur saya, salah satu penghuni yang perempuan super jutek dan anak2 nya nakal

  7. March 7, 2007 05:23

    jin cakep lan kasep??tentu saja..saya lebih memilih manusia sejati..hihi

Comments are closed.

%d bloggers like this: