Skip to content

Menunggu Kapal karam

August 14, 2010


Setiap orang tentunya ingin bahagia. Walau kata bahagia itu sendiri seringkali rancu, dicampur aduk dengan kemapanan secara material. Di saat manusia mengalami hidup di mana beban dan tanggung jawab terus bertambah, meningkat pula kebingungan dan pencarian akan kebahagiaan.

Bukan satu dua orang bertanya,
“Bagaimana caranya hidup lebih bermutu?”,
“Bagaimana caranya menjadi manusia yang lebih baik?”
“Bagaimana caranya menemukan makna hidup?”

Komentar saya standar, “Meditasi. Itu cara yang paling efisien dan efektif.”

Respon yang diberikan penanya pun standar, “Hahaha, kayaknya gue belum butuh.”

Jadi kapan baru mau merasa butuh/ kepepet?

Seumpama belajar meditasi diumpamakan orang belajar berenang. Secara hidup ini penuh ketidakpastian, layaknya orang berlayar tiap hari bertemu badai di tengah laut. Apakah harus menunggu kapalnya karam, baru merasa butuh, baru mau belajar renang?

9 Comments leave one →
  1. August 28, 2010 04:58

    ketika akal dan rasio sudah menjadi Tuhan, maka cara-cara spiritual transenden tak lagi punya tempat dalam kehidupan manusia.

  2. September 23, 2010 20:09

    Ternyata saran meditasi itu tidak berlaku untuk semua orang. Ada orang-orang tertentu yang tidak bisa membedakan antara meditasi atau bukan. Mungkin karena tidak serius, mungkin juga karena kehidupannya sudah meditatif.

  3. November 13, 2010 21:30

    alo bos, salam kenal :)
    tulisannya bagus banget :)
    btw tukeran link yuk :D
    ditunggu kabar baiknya ya :)

  4. November 29, 2010 15:14

    tibaknya mingsih aktip toh… :cool:

    • November 29, 2010 17:48

      ^ masih tapi kembang-kempis hihihih

  5. November 30, 2010 09:03

    Apakah harus menunggu kapalnya karam, baru merasa butuh, baru mau belajar renang?

    Yo’i. Itu sebapnya saya lebih suka bergerak pas hari H-deadline, langsung power-up! Hari-hari selebumnya yaa… apa lagi kalau ndak leha-leha alias prokrastinasi. ~♫

  6. tetangga sebelah permalink
    February 18, 2011 09:50

    Eh, ya ampun, belum diupdeit jugak? Sudah 4 bulan? O_o

  7. June 2, 2011 13:56

    mau komen tapi ndak mau apdet, huh!

    *mo-bilang-kangen-tapi-jaim*

  8. Ibeng permalink
    June 17, 2011 08:42

    Naik kapal setahun sekali juga enggak.
    Kalau makan,paling enggaknya saja, 1 hari sekali sudah pasti.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: